Jumat, 9 Oktober 2026

Kunjungan PM Modi ke Yogyakarta Turut Buka Peluang Investasi India ke Jatim dan Jateng

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Narendra Modi Perdana Menteri India mengunjungi Kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini, Rabu (8/7/2026). Foto: Biro Pers Setpres.

“Yang wisatawan dari India itu mereka benar-benar mau belanja, mau enjoy. Travelers itu kita mau ajak mereka datang ke Surabaya. Supaya satu rute mereka bisa Surabaya, Bromo, (Kawah) Ijen, Bali,” ujarnya.

Selain rute wisata alam, Manoj juga melihat peluang pengembangan rute wisata sejarah dan budaya dari Surabaya menuju Trowulan di Mojokerto, Solo, Yogyakarta, hingga Semarang. Jalur ini dinilai dapat menarik wisatawan India karena memiliki kedekatan sejarah dan budaya dengan India.

“Surabaya bisa jadi salah satu gerbang untuk beberapa tempat wisata yang menarik sekali. Termasuk Kota Batu, termasuk Candi Penataran (Kabupaten Blitar), termasuk Jolotundo (Kabupaten Mojokerto), Madakaripura, Bromo, Ijen. Kalau ke barat kita bisa ke Solo, Surakarta, ke Prambanan. Itu banyak kesempatan. Cuma kita mesti atur supaya kita punya paket-paket yang bagus,” jelasnya.

Manoj mengatakan, ia sudah mulai membicarakan konsep paket wisata itu dengan pelaku pariwisata. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, kunjungan wisatawan India melalui Surabaya bisa ikut menggerakkan ekonomi Jatim dan Jateng.

“Setiap kali wisatawan datang mereka pasti akan menginap di Surabaya. Berarti Surabaya menjadi hub. Satu atau dua hari mereka bisa di sini juga. Secara otomatis ekonomi Surabaya dan Jawa Timur, Jawa Tengah bisa meningkat,” katanya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 9 Oktober 2026
27o
Kurs