Senin, 16 Februari 2026

Kya-Kya Chunjie Fest 2026: Hadirkan Budaya Pecinan Sampai 16 Februari 2026

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun Surabaya. Foto: Redhita suarasurabaya.net

Kya-Kya Chunjie Fest 2026 akan digelar sebagai perayaan tahun baru Imlek di area Kya-Kya Kembang Jepun, Surabaya pada 14-16 Februari 2026.

Acara ini dimulai pada pukul 18.00 dan berakhir pada pukul 22.00 dengan mengangkat tema “Harmoni Cinta dan Budaya Pecinan di Surabaya.

Pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan budaya, kuliner khas, hingga penampilan atraksi menarik.

Herry Purwadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya mengatakan Kya-Kya Chunjie Fest merupakan festival perayaan Imlek yang menyajikan pengalaman budaya yang otentik.

“Kami ingin menyajikan pengalaman Imlek yang otentik melalui kegiatan hiburan yang variatif. Selain itu, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong peningkatan pendapatan UMKM di kawasan Kya-Kya Kembang Jepun, sekaligus menggerakkan roda ekonomi sektor pariwisata di sekitarnya,” ujar Herry, Kamis (12/2/2026), dalam laman surabaya.go.id.

Ia juga mengatakan bahwa gelaran acara ini menggandeng tenant kuliner dari UMKM Surabaya serta komunitas lokal pelaku seni di Surabaya.

“Seluruh tenant kuliner merupakan UMKM Surabaya, dan mayoritas performer berasal dari komunitas Tionghoa serta pelaku seni warga Surabaya. Ini menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha lokal,” terangnya.

Harapannya, ada dampak ekonomi yang dirasakan mulai dari peningkatan omzet harian UMKM di Kya-Kya Kembang Jepun, peningkatan pendapatan tenaga kerja warga lokal, hingga peningkatan ekosposur sektor pariwisata di sana.

Disbudporapar juga telah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta pengelola wilayah setempat untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran selama berlangsungnya perayaan.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati festival ini dengan aman, nyaman, dan tertib, sehingga Kya-Kya Chunjie Fest benar-benar menjadi ruang perayaan budaya yang inklusif dan menyenangkan bagi semua,” ucap Herry.(vve/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 16 Februari 2026
31o
Kurs