Langkah pertama adalah selalu memulai dengan pertanyaan “why“. Pertanyaan tersebut muncul dari pengamatan terhadap masalah yang ditemui di lapangan dan menjadi dasar lahirnya ide penelitian.
Langkah kedua adalah banyak membaca literatur ilmiah (read a lot) untuk mengetahui apakah topik tersebut telah diteliti sebelumnya serta menemukan informasi terbaru.
Selanjutnya, peneliti harus mampu menemukan research gap, yakni mengidentifikasi celah pengetahuan yang belum terjawab oleh penelitian sebelumnya.
Langkah keempat adalah memastikan penelitian memiliki nilai manfaat. Hasil riset harus mampu memberikan dampak nyata bagi dokter, tenaga kesehatan, pasien, maupun sistem kesehatan, bukan sekadar memenuhi rasa ingin tahu.
Terakhir, para peneliti diimbau untuk tidak ragu meminta bantuan (ask for help) kepada mentor, supervisor, atau peneliti senior agar ide penelitian dapat berkembang menjadi karya ilmiah yang berkualitas.

NOW ON AIR SSFM 100

