Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran memerlukan upaya yang lebih kompleks. Selain pemadaman langsung di lapangan, upaya penanganan juga bergantung pada kondisi cuaca dan kemungkinan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.
Hasan mengatakan, operasi penyemaian awan atau modifikasi cuaca belum dapat dilakukan di Indonesia karena tidak tersedia awan kumulonimbus yang memadai untuk mendukung pelaksanaannya.
Pemerintah Malaysia, lanjut Hasan, memahami bahwa Indonesia tengah berupaya maksimal untuk memadamkan kebakaran. Ia juga menyampaikan keprihatinan atas berbagai kendala yang dihadapi dalam penanganan karhutla.
Meski demikian, Malaysia berharap Indonesia dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif untuk mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat. (ant/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

