Senin, 13 Juli 2026

Masjid Islamic Center Pakai Besek untuk Bungkus Daging Kurban Demi Menjaga Kualitas

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Sejumlah besek yang telah diisi daging kurban di Masjid Raya Islamic Center Jawa Timur, Surabaya, dan siap dibagikan, Rabu (27/5/2026). Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Masjid Raya Islamic Center Jatim memilih membagikan daging kurban dengan bungkus besek anyaman bambu daripada plastik.

Agung Subagyo Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Timur mengatakan, itu dilakukan untuk menjaga kualitas daging kurban. Sehingga, lebih bersih dan tidak mudah terkontaminasi.

“Kami pakai besek ya dari beberapa tahun karena kemasan ini lebih bagus, bersih, dan insyaallah awet karena tidak terkontaminasi. Beda dengan plastik yang lebih rentan terkontaminasi,” katanya, ditemui suarasurabaya.net, Rabu (27/5/2026) setelah penyembelihan hewan kurban.

Sebelum dibagikan ke masyarakat sekitar, panitia kurban tidak asal membungkus daging meski menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan.

Kata Agung, sebelum daging dimasukkan ke besek, harus diberi alas daun pisang dulu. Fungsinya agar lebih higienis serta serat-serat besek tidak menyangkut di daging.

“Ini dagingnya tidak langsung ditaruh besek. Diberi alas daun pisang dulu, baru daging dimasukkan, dan dikemas rapi. Supaya lebih higienis dan awet saat diterima masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, pemilihan besek sebagai kemasan daging juga menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberdayakan UMKM. Karena, besek yang dipakai untuk kemasan daging dibeli langsung dari pelaku UMKM di Jawa Timur.

Tahun ini, Masjid Raya Islamic Center membagikan kurang lebih 1.800 paket daging kurban ke masyarakat. Tiap paketnya berisi satu kilogram daging murni tanpa campuran jeroan.

Insyaallah per paket itu isinya full daging. Enggak kami campur dengan jeroan. Karena kalau dicampur nanti berisiko bau,” jelasnya.

Seorang panitia kurban yang tampak sedang mengikat besek berisi daging kurban di Masjid Raya Islamic Center Jawa Timur, Surabaya, Rabu (27/5/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Sebelumnya, Dinas Peternakan Jawa Timur menyatakan, daging kurban yang disembelih di Masjid Raya Islamic Center seluruhnya telah memenuhi kriteria ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) serta layak dikonsumsi.

Indyah Aryani Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur mengungkapkan tidak menemukan adanya penyakit atau parasit di dalam organ hewan kurban, setelah melalui proses post-mortem.

Menurut Indyah, post-mortem hewan kurban menjadi salah satu tahapan penting untuk mengetahui kondisi daging kurban sebelum didistribusikan.

Meski sebelum dipotong, hewan sudah menjalani ante-mortem, namun ada beberapa jenis penyakit atau parasit yang tidak tampak.

“Karena ante-mortemnya sudah (aman), post-mortemnya otomatis aman. Cuma, ada beberapa, kadang-kadang yang enggak tampak. Misalnya bekas penyakit sudah lama, kemudian mungkin ada parasit yang enggak tampak itu saja,” tutupnya.(kir/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 13 Juli 2026
30o
Kurs