“Kami jamin Surabaya tidak ada pelaku ataupun tindakan-tindakan yang meresahkan, terutama yang berkaitan dengan aksi-aksi premanisme,” tegasnya.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Kapolrestabes Surabaya, massa menerima penyampaian tersebut dan memutuskan mengakhiri aksi. Mereka kemudian membubarkan diri secara tertib.
Sebelumnya, massa aksi datang ke Jalan Teuku Umar dari Mapolrestabes Surabaya dengan membawa bendera organisasi dan mengenakan pakaian serba hitam. Kehadiran mereka sempat memadati ruas jalan di sekitar lokasi.
Petugas gabungan telah bersiaga sejak awal aksi. Massa juga sempat tertahan di simpang tiga Jalan Teuku Umar karena aparat melakukan penyekatan, sehingga mereka tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju salah satu kantor yang menjadi titik tujuan aksi.
Setelah massa membubarkan diri, arus lalu lintas di Jalan Teuku Umar berangsur kembali normal.(ris/wld/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

