Sabtu, 24 Oktober 2026

Menjadi Dangdut: Kisah Konsul Jenderal Jepang Menelusuri Musik Indonesia

Laporan oleh Keumala Fauzan Andini
Bagikan
Takonai Susumu Konsul Jenderal Jepang di Surabaya menunjukkan karyannya yang berjudul "Menjadi Dangdut". Foto: Konsulat Jenderal Jepang

Selama bertahun-tahun, Takonai mengumpulkan berbagai rekaman musik dangdut, mulai dari kaset, CD, hingga piringan hitam.

Perjalanannya sebagai peneliti juga mempertemukannya dengan sejumlah tokoh penting dalam sejarah dangdut Indonesia, seperti Elya Khadam, Husein Bawafie, Rhoma Irama, dan Ida Laila. Ia juga bertemu dengan sejumlah pimpinan orkes Melayu.

Menelusuri Dangdut dari Akarnya
Dalam mempelajari dangdut, Takonai tidak hanya melihat musik yang dikenal masyarakat saat ini. Ia menelusuri perjalanan panjang yang membentuk dangdut hingga menjadi salah satu genre musik populer di Indonesia.

Penelusuran itu bahkan membawanya ke periode 1930-an, ketika Indonesia masih berada di bawah pemerintahan Hindia Belanda.

Ia menggali sejarah istilah Melayu dalam Orkes Melayu, masuknya teater Parsi dan Komedi Stamboel beserta musik yang mereka bawakan, hingga pengaruh kesenian Arab dan India di Indonesia.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Sabtu, 24 Oktober 2026
34o
Kurs