Senin, 13 Juli 2026

MPLS Ramah dan Edukatif, Spemsa Surabaya Bekali Ratusan Murid Baru dengan Literasi Digital

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Spemsa Surabaya, pada Senin (13/7/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

SMP Muhammadiyah 1 Surabaya (Spemsa), hari ini, Senin (13/7/2026), melangsungkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 dengan fokus pada penguatan literasi digital dan pemetaan bakat serta minat murid melalui tes psikologi.

Husnur Rif’an Kepala Sekolah Spemsa Surabaya mengatakan bahwa materi MPLS tidak hanya disusun untuk mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memberi bekal literasi yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Fokus kami tahun ini adalah literasi, khususnya literasi digital, karena anak-anak perlu dibekali kemampuan memahami, memilah, dan menggunakan informasi secara bijak,” katanya, Senin.

Ia mengatakan, literasi digital menjadi materi utama karena murid perlu terbiasa membaca dan menulis, berkomunikasi dengan baik, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran.

“Penekanannya pada literasi yang berkaitan dengan digitalisasi. Sudah waktunya anak-anak belajar literasi digital sebagai bekal menghadapi abad ini dan persiapan ke depan,” ucapnya.

Ratusan murid baru Spemsa Surabaya mengikuti MPLS hari pertama, pada Senin (13/7/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

Selain literasi digital, seluruh murid baru juga akan mengikuti tes psikologi. Hasil tes tersebut akan digunakan sebagai dasar pemetaan bakat, minat, serta penentuan kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan karakter masing-masing murid.

“Dengan tes psikologi itu, anak bisa tahu lebih dini potensinya. Sekolah juga lebih awal mengetahui arah peminatan dan ekstrakurikuler yang sesuai, termasuk sistem pembelajaran yang diinginkan anak,” ujarnya.

Spemsa juga memastikan pelaksanaan MPLS berlangsung sesuai konsep MPLS Ramah, tidak ada praktik perpeloncoan, diskriminasi, maupun pelibatan alumni dalam kegiatan pengenalan sekolah.

“Program sekolah ramah anak sudah kami siapkan sejak dini. Tidak ada lagi perpeloncoan, semua kegiatan disusun oleh murid yang sudah kami bekali bersama guru, sehingga suasana MPLS tetap aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya literasi peserta didik baru,” tuturnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan MPLS di Spemsa Surabaya tahun ini diikuti oleh sebanyak 120 murid baru sesuai pagu yang ditetapkan.(ris/bil/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 13 Juli 2026
32o
Kurs