Alissa mengatakan, agenda tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab NU terhadap warganya.
“Kalau ini tanggung jawab ke dalam, begitu ya, kepada warga NU yang jumlahnya 57 persen dari umat Islam di Indonesia,” jelasnya.
Tak berhenti pada penguatan internal, NU juga akan memperbesar perannya di tingkat nasional dan global. Organisasi ini diarahkan untuk lebih aktif dalam advokasi kebijakan publik, penguatan demokrasi dan supremasi hukum, serta pemberdayaan masyarakat sipil.
Di tingkat internasional, NU juga akan terus memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan Islam moderat dunia.
“Begitu juga positioning NU sebagai salah satu kekuatan Islam moderat di dunia. Itu untuk peta jalan,” kata Alissa.

NOW ON AIR SSFM 100

