Selasa, 20 Oktober 2026

Muktamar ke-35 NU Bikin Gebrakan Besar, Peta Jalan hingga 2050 dan Visi “NU Barakah 2031” Resmi Ditetapkan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Alissa Wahid Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian saat menjawab pertanyaan awak media di Surabaya, pada Selasa (5/8/2025). Foto: Risky suarasurabaya.net

“Yang pertama yaitu berorientasi pada kemaslahatan jamaah, artinya sudah saatnya PBNU tidak hanya mengurusi Jam’iyyah saja, namun harus mulai mengurusi jamaahnya,” ungkap Alissa.

Kedua, amanah, yang berarti setiap pengurus harus mampu menjaga kepercayaan warga NU sekaligus menjalankan tanggung jawab kepada bangsa.

Ketiga, koheren. Nilai ini menekankan pentingnya keterhubungan dan sinergi antara seluruh unsur NU dari tingkat pusat hingga daerah.

“Huruf ketiga R, diambil dari kata koheren. Maknanya Jam’iyyah ini terikat satu sama lain, maka seluruh unsurnya harus saling bersinergi,” tutur Alissa.

Keempat, akuntabel, yakni setiap kebijakan dan program harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, terutama kepada warga NU.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Selasa, 20 Oktober 2026
36o
Kurs