“Menurut kami, robot ini masih perlu banyak dikembangkan. Kami ingin meningkatkan akurasi sensor dan memperluas jangkauannya supaya informasi yang diberikan bisa semakin membantu tim SAR ketika melakukan pencarian,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa tantangan lainnya adalah biaya komponen. Sensor radar menjadi salah satu perangkat yang relatif mahal dalam pembuatan prototipe, sehingga pemilihan dan pemanfaatan komponen harus disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan.
Ke depan, tim Stay Aware juga merencanakan penambahan fungsi untuk membawa perlengkapan pertolongan pertama, termasuk untuk membawa makanan dan minuman darurat bagi korban yang belum dapat dijangkau petugas.
Seperti diketahui, pengembangan A.W.A.R.E BOT melanjutkan eksperimen tim dalam bidang teknologi keselamatan. Pada 2025, mereka memperkenalkan A.W.A.R.E JACKET (Advanced Warning and Risk Evacuation), jaket pintar yang dirancang membantu mendeteksi indikasi kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

