Jumat, 8 Mei 2026

Nantikan Visual Megah di Surabaya Vaganza Festival of Light, Tampilkan Puluhan Mobil Hias dan Atraksi

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Pelindo mengangkut miniatur Jembatan Kuno Petekan dalam event nasional tahunan, Parade Bunga dan Budaya Surabaya Vaganza 2024, Minggu (26/5/2024). Foto: Pelindo

Surabaya Vaganza yang akan digelar Sabtu, 16 Mei 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 akan mengalami transformasi total. Pelaksanaannya diubah jadi malam hari untuk menciptakan pengalaman visual yang megah, dengan mengusung tema Festival of Light.

“Karena kita tahun ini akan dilaksanakan di malam hari. Nah, kita akan banyak menggunakan lampu-lampu yang sangat gemerlap tentunya. Ini judulnya Surabaya Vaganza Festival of Light. Nanti kita akan banyak sekali melibatkan para pengusaha, kemudian para komunitas yang akan terlibat di tanggal 16 Mei tahun 2026,” kata Herry Purwadi Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya saat mengisi program Talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (8/5/2026).

Herry Purwadi Plt Kepala Disbudporapar Kota Surabaya saat Talkshow dalam Program Semanggi Suroboyo di studio Radio Suara Surabaya terkait Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733, Jumat (8/5/2026). Foto: Fauzan Mg suarasurabaya.net

Sejauh ini, total sedikitnya ada 20-an mobil hias peserta yang akan mengikuti pawai Surabaya Vaganza. Startnya dari Tugu Pahlawan dimulai pukul 18.00 WIB, dan finish-nya Bambu Runcing.

“Start dan finish-nya nanti dari Tugu Pahlawan sampai dengan di Bambu Runcing ya. Tapi untuk panggung utamanya kita ada di depan Alun-Alun (Balai Pemuda). Nanti setelah atraksi di depan alun-alun, mereka akan melanjutkan ke belok ke kanan ke Bambu Runcing,” ujarnya.

Sebelumnya, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, Sabtu (2/5/2026) mengatakan, “Surabaya Vaganza tahun ini tampil beda. Selain dimeriahkan dengan berbagai instalasi bunga, juga dipadukan dengan permainan lampu, sehingga menghadirkan daya tarik yang lebih kuat dan pengalaman baru bagi pengunjung.”

Surabaya Vaganza yang digelar rutin oleh Pemkot Surabaya ini juga sudah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).

“Ini telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), menguatkan daya saing Surabaya sebagai destinasi event nasional. Ini sekaligus jadi bukti bahwa Kota Surabaya serius mengoptimalkan sektor pariwisata berbasis event,” ujarnya.

Menurut Eri, masuknya agenda Kota Surabaya dalam KEN, akan dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Sementara itu, Trio Wahyu Bowo Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dalam Program Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (8/5/2026) menambahkan, akan ada pengalihan arus imbas pawai Surabaya Vaganza pada 16 Mei pekan depan.

Pengaturan lalu lintas diperlukan karena jalur parade akan melintasi sejumlah titik pusat kota. Ia menjelaskan, beberapa kendaraan nantinya akan dialihkan ke ruas jalan alternatif selama parade berlangsung.

“Jadi, pengalihan-pengalihan arus lalu lintas itu dibutuhkan. Contohnya arus lalu lintas dari Jalan Bubutan, Jalan Tembaan dialihkan ke Jalan Indrapura, ke Jalan Semut. Demikian juga dari Jalan Veteran menuju Jalan Pahlawan, itu dialihkan ke Jalan Kebunrojo dan Jalan Semut,” ujarnya.

Selain itu, arus lalu lintas dari Jalan Jagalan menuju Pasar Besar juga akan dialihkan. “Berikutnya juga Jalan Jagalan menuju Pasar Besar, dialihkan ke Jalan Peneleh dan Jalan Sulung,” lanjutnya.

Dishub Surabaya juga menyiapkan pengaturan khusus di kawasan Jalan Pemuda dan Jalan Panglima Sudirman yang menjadi area finis parade.

“Demikian juga ke dari Jalan Pemuda melewati Yos Sudarso, dialihkan menggunakan lajur kanan karena ini kami tidak tutup hanya menyisakan satu itu lajur itu lajur kanan untuk dilewati,” kata Triyo.

Sementara kendaraan dari Jalan Pemuda menuju Jalan Panglima Sudirman akan diarahkan menggunakan lajur kiri.

Dishub Surabaya juga telah menyiapkan kantong parkir bagi masyarakat yang ingin menyaksikan Surabaya Vaganza 2026. Beberapa titik parkir yang disediakan antara lain Parkir Gedung Siola, eks Pasar Tunjungan (Seiko), Jalan Embong Malang sisi utara, Jalan Ketabang Kali, Jalan Taman Apsari, hingga Parkir WTC.

Sementara lokasi parkir VIP disiapkan di Balai Pemuda, Basement Balai Pemuda, dan depan Gedung DPRD Kota Surabaya. Triyo mengatakan, penutupan dan pengalihan arus lalu lintas akan dimulai sekitar satu hingga satu setengah jam sebelum acara dimulai.

“Nanti kita mulai acara jam 6. Iya, jam 6 itu tapi kan kita sudah mulai loading. Biasanya 1 jam atau 1 jam setengah biasanya kita tutup,” pungkasnya.(bil/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Jumat, 8 Mei 2026
33o
Kurs