Kamis, 20 Agustus 2026

Obat-obatan untuk Warga NTT Dipastikan Aman untuk 5 Hari ke Depan

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan saat mengunjungi kobran gempa NTT. Foto: Antara

“Daerah di kedua puskesmas ini sangat sulit, oleh karena itu, kami mengirimkan tenaga medis darurat atau emergency medical team (EMT) untuk memberikan layanan di sana dan mengevakuasi masyarakat yang memang perlu dirujuk di rumah sakit,” tuturnya.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah satu orang per hari ini, sehingga total terdapat 71 korban meninggal sejak 15-19 Agustus 2026.

“Jumlah korban bertambah satu orang menjadi 71, yaitu di Kabupaten Nagekeo. Kami dari pemerintah mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya keluarga kita, juga memastikan bantuan terus terdistribusi bagi masyarakat yang saat ini ada di tempat-tempat pengungsian maupun daerah terdampak,” kata Berton SP Panjaitan Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Berton juga mengimbau kepada para penyintas di NTT agar tetap tenang karena pemerintah terus memastikan memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar warga yang menjadi korban gempa bumi di NTT.

Dia juga menambahkan, per Selasa (18/8/2026) pukul 18.00 WIB, distribusi logistik via udara telah dilakukan sebanyak 165 ton, dengan total barang bantuan yang terkirim dari 15-18 Agustus 2026 sebanyak 398 ton. Bantuan tersebut tetap dikirimkan melalui jalur darat sebagai moda utama.(ant/kir/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 20 Agustus 2026
30o
Kurs