Google sendiri mulai menjual TPU secara langsung kepada sejumlah pelanggan pada tahun ini. Langkah tersebut membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas bisnis chip AI di luar penggunaan internal dan layanan komputasi awan yang dimilikinya.
Perkembangan ini berlangsung ketika perusahaan teknologi global meningkatkan belanja untuk pusat data, semikonduktor, dan infrastruktur komputasi. Investasi tersebut diperlukan untuk mengimbangi permintaan pemrosesan AI yang melonjak, baik untuk pelatihan model maupun pengoperasian layanan berbasis kecerdasan buatan.
Alphabet dijadwalkan mengumumkan hasil keuangan kuartalan pada Rabu. Investor akan mencermati apakah besarnya investasi perusahaan di bidang AI mulai memberikan dampak terhadap pertumbuhan bisnis komputasi awan atau cloud.
Kinerja bisnis cloud menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kemampuan Alphabet mengubah investasi AI menjadi pertumbuhan pendapatan. Di tengah persaingan dengan penyedia infrastruktur lain, pengembangan dan komersialisasi TPU berpotensi menjadi bagian penting dari strategi Google untuk memperkuat posisinya di pasar komputasi AI.
Meski demikian, hingga laporan tersebut dipublikasikan, belum ada konfirmasi resmi mengenai rencana pembelian chip Google oleh OpenAI maupun nilai transaksi yang mungkin terlibat. (saf/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

