Pakistan mendorong upaya diplomasi lanjutan guna meredakan ketegangan di Timur Tengah dengan mengusulkan perpanjangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4/2026).
Ishaq Dar Menteri Luar Negeri Pakistan menyampaikan seruan tersebut dalam pertemuan dengan Natalie Baker Kuasa Usaha Amerika Serikat di Islamabad.
Dalam pernyataan resmi, ia menegaskan bahwa dialog dan diplomasi merupakan satu-satunya jalan untuk mencapai stabilitas kawasan.
Maka dari itu, Dar menilai pembicaraan antara AS dan Iran serta seruan untuk perpanjangan periode gencatan senjata sangat diperlukan.
Sementara itu, Natalie Baker Kuasa Usaha AS di Islamabad menyampaikan apresiasi terhadap pihak Pakistan atas perannya dalam membantu menengahi konflik ini.
“Apresiasi Washington atas peran konstruktif dan positif Pakistan dalam mempromosikan perdamaian regional dan memfasilitasi dialog,” kata Baker dilansir dari Antara.
Diketahui, Pakistan menjadi tuan rumah perundingan antara AS dan Iran pada 11-12 April setelah menengahi gencatan senjata selama dua pekan pada 8 April, yang akan berakhir pada Rabu malam, waktu Washington.
Adapun untuk rencana negosiasi putaran selanjutnya masih diupayakan, meskipun dibayangi ketidakpastian. (ant/mar/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
