Selasa, 29 September 2026

Panglima TNI Tegaskan Penanganan OPM di Papua Tak Bisa Hanya Operasi Militer

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Jenderal TNI Agus Subiyanto Panglima TNI memberikan keterangan pers usai kegiatan TNI Run 2026 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2026). Foto: Antara

Selain operasi keamanan, TNI juga menjalankan operasi teritorial untuk mendukung percepatan pembangunan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat Papua.

Kegiatan itu meliputi pembangunan gereja, penyediaan sumur bor untuk air bersih, perbaikan sekolah, pelayanan kesehatan, hingga penugasan prajurit sebagai tenaga pengajar di daerah terpencil.

“Jadi kita ke sana membantu percepatan pembangunan atau kesejahteraan masyarakat yang ada di sana, mempercepat pembangunan,” ujar Agus.

Ia menekankan pendekatan keamanan dan pembangunan harus berjalan beriringan melalui kerja sama TNI, pemerintah, serta pihak terkait lainnya agar penyelesaian persoalan Papua tidak semata-mata bertumpu pada kekuatan militer.

Sebelumnya, Egianus Kogoya pimpinan OPM Kodap III Ndugama-Derakma bersama Mayor Belia Kogeya Komandan Operasi memprotes penggunaan pesawat Super Tucano oleh TNI dalam operasi militer di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

TPNPB-OPM mengklaim serangan bom dan tembakan dari pesawat tersebut mengakibatkan enam anggotanya terluka. Kelompok itu juga menyatakan keberatan terhadap penggunaan pesawat tempur, helikopter, dan drone karena menilai operasi tersebut berpotensi membahayakan permukiman warga sipil di sekitar wilayah konflik. (ant/bil/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 29 September 2026
27o
Kurs