Hasil inventarisasi selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan rencana rekonstruksi dan penataan kembali kawasan.
Pemerintah Provinsi NTB akan membahas langkah tersebut bersama Balai Pelestarian Kebudayaan, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, serta para tetua adat.
Ihwan menegaskan, masyarakat adat harus dilibatkan dalam setiap tahapan pemulihan karena mereka merupakan pemilik sekaligus penjaga kebudayaan yang berkembang di Kampung Adat Sade.
“Kami mengajak masyarakat sebagai pemilik kebudayaan untuk berpikir bersama bagaimana langkah supaya Kampung Adat Sade tidak hilang mengingat kawasan ini terkenal secara internasional,” katanya dilansir dari Antara.
Kebakaran di Kampung Adat Sade juga menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan terhadap kawasan adat. Ihwan mengatakan, kejadian serupa sebelumnya terjadi di Kampung Adat Bayan beberapa bulan lalu.

NOW ON AIR SSFM 100

