Sabtu, 3 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan Rp100 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Aktivitas bongkar muat dan penyimpanan beras di gudang Perum Bulog. Foto: Bapanas

Menurut Amran, percepatan penyaluran dilakukan karena kebutuhan pangan korban bencana bersifat mendesak.

Oleh karena itu, bantuan kemanusiaan harus segera diberikan, sementara proses administrasi dapat diselesaikan kemudian.

Selain mengirim bantuan, pemerintah juga memperkuat stok beras di NTT hingga lima kali lipat. Amran memastikan cadangan beras pemerintah secara nasional berada dalam kondisi aman, dengan jumlah sekitar 5,2 juta ton.

Ahmad Rizal Ramdhani Direktur Utama Perum Bulog sebelumnya memastikan persediaan pangan di NTT masih mencukupi untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascagempa.

Rizal mengatakan stok beras Bulog yang tersedia di NTT saat ini berada di kisaran 35 ribu hingga 37 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.

“Sekarang stok aman. NTT itu stoknya antara 35 sampai 37 ribu ton. Jadi kalau nanti masih kurang, kita akan dorong untuk bantu penambahan atau penebalan istilahnya,” kata Rizal di Jakarta, Senin (17/8/2026). (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 3 Oktober 2026
29o
Kurs