Dalam kunjungannya, Ipuk juga menanyakan keberlanjutan pendidikan anak-anak kedua keluarga tersebut. Soni memiliki dua anak yang masih bersekolah, yakni Firdan Maulana (8) yang duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Firman Eka Putra (17) yang bersekolah di tingkat SMK.
Sementara Ponco memiliki dua anak kembar berusia 19 tahun, Safira Niken Raharja dan Tiara Niken Raharja, yang saat ini berkuliah di Fakultas Pertanian Universitas Jember.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Insyaallah akan turun membantu agar mereka tetap bisa sekolah dan berkuliah,” kata Ipuk.
Pemkab Banyuwangi menyiapkan sejumlah skema bantuan pendidikan. Anak-anak Soni dapat masuk program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah atau Garda Ampuh. Sedangkan dua anak Ponco dapat dibantu melalui program beasiswa Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif.
Ipuk mengatakan, Soni dan Ponco merupakan tulang punggung keluarga, sementara istri mereka tidak bekerja. Kondisi itu membuat keluarga menghadapi tekanan ekonomi selama proses pencarian masih berlangsung.
Karena itu, Ipuk menginstruksikan instansi terkait segera memberikan bantuan kepada kedua keluarga. “Semoga keluarga tetap diberikan kesebaran dan ketenangan hati,” kata Ipuk. (bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

