Seluruh organisasi kemasyarakatan, katanya, diminta tetap selektif terhadap berbagai hal yang berpotensi mengganggu ketenteraman Kota Surabaya. Selain itu, sebelun menyampaikan pendapatan di muka umum, ia minta ormas terkait memastikan legalitas.
“Pak Wali menyampaikan tolong dilihat dulu legal standing-nya. Silakan menyuarakan aspirasi, asalkan legal standing-nya sudah benar, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.
Tundjung juga menyinggung berbagai isu yang berkembang menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, termasuk kabar yang sempat meresahkan masyarakat, khususnya terkait pemasangan pagar di mall-mall yang ada di Surabaya.
Berbagai informasi yang belum tentu benar itu, menurutnya perlu disikapi secara bijak agar tidak memicu keresahan di masyarakat.
“Ada masyarakat yang (melihat) itu hal yang biasa. Tetapi ada juga masyarakat (merasa) resah. Ini mau ada apa Agustus, kok semua dipagari,” ujarnya.
NOW ON AIR SSFM 100

