Selasa, 21 Juli 2026

Penjual Roti di Surabaya Edarkan Narkoba untuk Penuhi Kebutuhan

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Penjual roti Surabaya nekat menjadi pengedar narkotika untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Foto: Humas Polrestabes Surabaya

Sebelum mengedarkan barang, lanjut Dodi, pelaku terlebih dahulu mencicipi narkotika itu.

“Menurut keterangan pelaku, sabu dan ekstasi itu dijual menyesuaikan kebutuhan klien. Dari penjualan itu, pelaku mendapat keuntungan antara Rp200.000 hingga Rp500.000 per gramnya. Sedangkan untuk narkotika jenis ekstasi mendapatkan keuntungan sebesar Rp50.000,” ungkapnya.

Selain itu, pelaku juga mengaku kalau narkotika itu dibeli dari P dengan harga bervariasi. Untuk jenis sabu, pelaku membeli dengan harga Rp55 juta per 100 gram.

“Sedangkan ekstasi, dibeli dengan harga Rp2,5 juta untuk 10 butir,” tambahnya.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah pelaku seperti, sembilan kantong plastik klip berisi sabu dengan berat kurang lebih 96 gram, sepuluh butir ekstasi, empat potong sedotan, dua bendel plastik klip, plastik pembungkus warna hitam, timbangan elektrik, dan handphone.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 21 Juli 2026
32o
Kurs