Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan langkah mitigasi untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api, termasuk di kawasan simpang Mengkreng, Kabupaten Kediri.
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan insiden petugas penjaga pintu perlintasan kereta api (JPL) Mengkreng yang diduga tertidur saat kereta api melintas pada Rabu (22/7/2026) menjadi peringatan agar aspek keselamatan di perlintasan sebidang mendapat perhatian lebih serius.
“Sempat menjadi perhatian publik yaitu di Mengkreng (Kediri), di mana hampir terjadi kecelakaan karena petugasnya tertidur dan KAI sudah mengakui itu,” kata Emil dalam keterangannya di Kediri, melansir Antara, Jumat (24/7/2026)
Menurut Emil, potensi kesalahan manusia atau human error menjadi salah satu hal yang perlu diantisipasi karena dapat berujung pada kecelakaan, terutama jika petugas membuka palang pintu tanpa memastikan kondisi perjalanan kereta api.
Dia menyebut terdapat 213 perlintasan sebidang resmi yang belum dilengkapi palang pintu di Jawa Timur. Selain itu, terdapat 83 perlintasan liar yang dinilai perlu ditutup untuk mengurangi risiko kecelakaan.

NOW ON AIR SSFM 100

