Senin, 14 September 2026

Perusahaan Virgo Sebut KM Virgo Transport 8 Laik Berlayar

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Kantor PT Virgo Karya Shipping di kawasan Perak, Pabean Cantian, Surabaya pada Senin (14/9/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

Yoel Rihi General Manager (GM) PT Virgo Karya Shipping menyebut KM Virgo Transport 8 dalam kondisi layak berlayar sebelum mengalami kecelakaan di Laut Jawa dalam pelayaran rute Surabaya-Banjarmasin.

Yoel Rihi mengatakan, KM Virgo Transport 8 telah memenuhi standar dan dilengkapi dokumen kelaiklautan, termasuk Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Selain itu, ia menyebut bahwa kapal terakhir menjalani docking pada Februari 2026 sekaligus memastikan tidak ada kebocoran pada kapal.

“Ini sebenarnya mau saya luruskan. Kapal ini jangan kita perlakukan seperti manusia atau barang-barang organik, makin tua itu makin jelek. Kapal itu mesin, mesin itu bisa di-rebuild, mesin itu bisa di-tuning up lagi, bisa diganti. Plat yang tipis pun bisa di-double. Kita enggak mungkin berani melayarkan kapal yang tidak sesuai dengan perundang-undangan,” kata Yoel Rihi di Kantor Virgo, Surabaya pada Senin (14/9/2026).

Terkait dugaan penyebab kecelakaan, ia menyebut cuaca buruk dan gelombang menjadi dugaan awal, seiring dengan laporan yang diterimanya terkait kondisi gelombang di lokasi berkisar 1,5 hingga 2,5 meter.

“Dugaan pertama ini karena gelombang itu saja, cuaca buruk,” kata Yoel Rihi.

Namun, Yoel Rihi menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih belum dapat dipastikan. Dalam hak ini, pihaknya masih menunggu hasil investigasi KNKT.

“Kalau itu masih belum bisa saya konfirmasi. Harus nunggu hasil investigasi dari KNKT dulu,” ujarnya.

Pihaknya juga belum bisa menjelaskan secara rinci mekanisme penanganan saat kapal mengalami kendala, termasuk kaitannya dengan alarm.

Menurutnya, pihak perusahaan masih menunggu keterangan dari kru yang berada di kapal. Para kru yang telah dievakuasi saat ini diprioritaskan untuk beristirahat dan mendapatkan perawatan.

“Kita masih belum dapat data aslinya. Karena untuk memberikan keterangan, kru kan harus ditanya dulu,” katanya.

Pihaknya juga memilih menunggu data dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebelum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian. (ris/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 14 September 2026
28o
Kurs