Petra Business School (PBS) menggelar PBS Capstone Showcase, yang menjadi panggung bagi mahasiswa program Global Entrepreneurship and Innovation untuk memamerkan ide bisnis kreatif dan prototipe.
Ajang ini dirancang khusus bagi mahasiswa tahun kedua untuk bertemu dengan para penguji, praktisi, hingga investor.
Dalam pameran ini, ide terbaik mahasiswa berkesempatan mendapatkan pendanaan dari para investor yang hadir.
Devie Deviesa Ph.D Director Petra Business School (PBS) menerangkan, program ini memiliki visi besar untuk membina mahasiswa menjadi pengusaha inovatif yang mampu menjawab kebutuhan masa depan.
“Jadi para mahasiswa ini bukan hanya di-create untuk sekadar menjadi pedagang musiman tapi juga pengusaha inovatif. Sehingga, untuk memastikan orisinalitas dan keamanan komersial, kami juga mewajibkan seluruh mahasiswa untuk mengurus paten atas ide bisnis mereka selagi menunggu investasi masuk ” katanya, Minggu (5/7/2026).
Dalam pameran ini, mahasiswa menampilkan sejumlah ide bisnis di hadapan penguji dan investor. Mulai dari aplikasi pencarian Makeup Artist (MUA), personifikasi parfum, sistem manajemen lemari digital, hingga aplikasi pengukur ruang yang terintegrasi dengan penyedia furnitur dan teknisi rumah tangga.
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah sebuah aplikasi pencarian MUA yang lahir dari keresahan personal pendirinya saat kesulitan mencari jasa rias. Izabelle
“Dulu waktu lulus SMA, aku sempat kesulitan cari MUA. Kalau harus milih satu-satu di media sosial, itu terlalu mencuri banyak waktu. Karena filternya kan banyak, mulai dari harga sampai model make up,” ungkap Izabelle, salah satu pendiri aplikasi MUAE.
Aplikasi inovatif ini, lanjut Izabelle, menawarkan fitur filter komprehensif yang memudahkan calon pelanggan menyaring MUA berdasarkan lokasi, budget, hingga spesialisasi riasan.
Selain itu, platform ini membuka akses secara gratis bagi semua MUA, termasuk talent baru yang membutuhkan eksposur luas, di mana mereka hanya perlu melewati proses verifikasi data pribadi, portofolio, dan sertifikasi resmi jika ada.
Rencana ekspansi juga telah disusun matang, dimulai dari peluncuran tahun pertama di Surabaya, disusul perluasan jaringan ke Jakarta, Bandung, dan kota-kota besar lainnya pada tahun kedua dan ketiga.
“Selain itu nanti di tahun ketiga peluncuran, kami berencana mengintegrasikan fitur Aura AI, yang diproyeksikan bertindak sebagai beautypreneur coach, berbasis kecerdasan buatan yang membantu para MUA dalam menentukan strategi harga yang kompetitif, merespons pesanan secara cepat, sekaligus membangun personal branding yang kuat di industri kecantikan,” tutupnya. (kir/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

