“Kemudian kalau yang sudah meninggal juga dilakukan antem mortem oleh pihak DVI dari Polda untuk mengenali identitas. Nah, sedangkan yang lain ini kan masih dalam perjalanan. Jadi nanti biarkan kami konsentrasi dulu pada saat penyelamatan ini dulu ya,” ujarnya.
Nanang juga meminta masyarakat supaya menunggu informasi resmi terkait perkembangan pencarian korban. Nantinya, informasi data korban akan dilaporkan secara berkala.
Sedangkan perkembangan operasi SAR di lapangan akan disampaikan oleh Basarnas sebagai koordinator pencarian dan pertolongan.
Di sisi lain, Ditpolairud Polda Jatim juga terlibat ke dalam tim gabungan untuk pencarian korban hilang. Operasi SAR itu difokuskan di perairan sekitar TKP hingga radius 10 mil dari titik kebakaran, termasuk wilayah perairan Sumenep.
Kombes Pol Arman Asmara Direktur Polairud Polda Jatim menjelaskan, pihaknya mengerahkan dua kapal patroli tipe B berukuran lebih dari 30 meter, serta sejumlah Kapal Patroli Cepat (KPC) level 2 dan level 3 untuk menyisir kawasan pesisir.

NOW ON AIR SSFM 100

