Ia menjelaskan, proses penyidikan sebelumnya juga diperkuat melalui rekonstruksi yang digelar di Markas Polda Jawa Barat pada 2 Juli 2026.
Rekonstruksi menghadirkan tersangka Taufik Hidayat dan memperagakan 21 adegan di tiga lokasi kejadian, yakni tempat kejadian perkara (TKP) 3, 4, dan 6.
Dari rekonstruksi tersebut, penyidik memperoleh gambaran yang semakin kuat mengenai rangkaian dugaan tindak kekerasan yang dilakukan tersangka terhadap korban.
“Ini merupakan konstruksi hukum yang sudah kita terapkan dan kita perkuat dengan unsur-unsur pasalnya,” ujar Hendra dilansir dari Antara.
Kasus ini bermula dari dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR yang disebut berlangsung selama kurang lebih tiga tahun di sebuah rumah indekos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

NOW ON AIR SSFM 100

