Selain operasi pencarian, Polri mulai menyiapkan langkah identifikasi korban melalui tim DVI. Sebanyak enam posko DVI didirikan di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk mendukung proses identifikasi apabila korban ditemukan.
“Polri juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan secara profesional, akurat, dan manusiawi,” kata Trunoyudo.
Ia memastikan seluruh unsur Polri akan mengoptimalkan kemampuan masing-masing untuk mendukung operasi pencarian dan evakuasi.
Trunoyudo juga meminta masyarakat dan keluarga penumpang tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta mengikuti perkembangan melalui kanal resmi.
“Kami mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang untuk tetap tenang serta memperoleh informasi melalui kanal resmi. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan dievakuasi,” ujarnya. (ant/saf/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

