Minggu, 15 Februari 2026

Polsek Sawahan Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Antisipasi Penurunan Stok di Bulan Ramadan

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Suasana kegiatan donor darah di Polsek Sawahan, Surabaya, Minggu (15/2/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Menjelang bulan suci Ramadan, Polsek Sawahan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Sawahan menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah di komplek kantor Polsek Sawahan, Surabaya, pada Minggu (15/2/2026).

Kompol Muljono Kapolsek Sawahan sekaligus Ketua Pelaksana Donor Darah mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai upaya membantu PMI dalam memastikan kebutuhan stok darah aman jelang bulan ramadan.

“Jadi kita melaksanakan kegiatan ini dalam rangka melihat di darah di PMI sangat membutuhkan, sehingga inisiatifnya Pak Dokter Agung (Kepala PMI Kecamatan Sawahan), kemudian bekerja sama dengan kita, dengan Suara Surabaya (SS), untuk melaksanakan kegiatan ini,” katanya kepada suarasurabaya.net di lokasi.

Dalam donor darah itu, ia mencatat ada sebanyak 100 lebih masyarakat yang ikut mendorokan darah di wilayah Polsek Sawahan, Surabaya.

“Antusiasme warga sangat tinggi. Hari ini ada sekitar 100 pendaftar. Target kami 100 kantong darah dalam satu hari, bahkan jika melebihi target tetap kami layani,” ucapnya.

Suasana antrian peserta donor darah di Polsek Sawahan, Surabaya, Minggu (15/2/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Pihaknya berharap, kegiatan donor darah itu bisa memberi manfaat bagi masyarakat luas. Ia juga mengajak masyarakat, untuk memanfatkan momentum tersebut untuk mendonorkan darah.

“Harapannya masyarakat yang donor darah itu pasti sehat. Oleh karena itu, jangan tinggalkan donor darah,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Agung Prabowo Kepala PMI Kecamatan Sawahan mengatakan, biasanya pada bulan ramadan, stok darah menipis. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa donor darah menjadi upaya bagus untuk memastikan ketersediaan stok darah tetap aman selama bulan puasa.

“Jadi salah satu upayanya adalah menggencarkan giat donor darah sebelum ramadan dan nanti juga akan dibuat semacam donor darah waktu Ramadan,” ucapnya.

Dalam donor darah ini, juga terdapat cek kesehatan untuk melihat kondisi tubuh pendonor. Jika tubuh dalam kondisi sehat, maka donor bisa dilakukan. Serta sebaliknya, jika ada penyakit-penyakit tertentu.

Ia juga mengajak masyarakat Surabaya untuk tidak ragu mendonorkan darah. Selain bermanfaat bagi sesama, donor darah juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor karena membantu regenerasi sel darah sekaligus menjadi sarana pemeriksaan kesehatan gratis.

“Donor darah itu menyehatkan. Selain membantu orang lain, pendonor juga mendapat pemeriksaan kesehatan. Jadi jangan tinggalkan donor darah,” ucapnya.

Peni, salah satu pendonor darah di kantor Polsek Sawahan, Surabaya, mengatakan dirinya sudah rutin melakukan dono darah. Setiap setelah donor darah, ia merasa badan lebih segar.

“Enam kali ini. (Rutin) tiga bulan sekali. (Alasannya) enteng di badan kalau habis donor,” ucapnya.

Pihaknya mengajak sesama warga Sawahan dan sekitarnya, untuk bersama-sama memanfaatkan momentum donor darah tersebut.

“Biar memotivasi warga-warga, karena biasanya kalau denger donor itu banyak yang takut. Jadi biar banyak yang ikut, maksudnya menambah warga sekitar supaya ikut donor juga,” pungkasnya.(ris/bil/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 15 Februari 2026
34o
Kurs