Rabu, 23 September 2026

Prabowo Ingin Pendidikan Gratis hingga PTN, Praktisi: SD-SMP Saja Belum Tuntas

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Prabowo Subianto Presiden RI memberikan arahan kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan Bali, saat meninjau program Sekolah Rakyat di Bali, Minggu (6/7/2026). Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden

Menurut Indra, pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Ia merujuk Pasal 31 Ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

“Yang pertama, gratis itu artinya benar-benar enggak ada biaya lain. Bukan berarti sekolahnya gratis, tapi harus beli seragam yang harganya mahal, harus di toko tertentu atau koperasi sekolah. Masih ada biaya LKS, ada wisuda. Jadi, benar-benar gratis. Tidak boleh ada biaya lainnya,” terang Indra ketika mengudara dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (23/9/2026) pagi.

Indra menilai, konsep pendidikan gratis juga harus diikuti jaminan mutu. Menurutnya, pembebasan biaya tanpa peningkatan kualitas sekolah tidak otomatis membuat masyarakat memilih sekolah negeri.

Ia mencontohkan adanya sejumlah SD negeri di Jawa Timur yang disebut kekurangan bahkan tidak memiliki siswa.

Menurut Indra, kondisi tersebut perlu dilihat bersama dengan persepsi masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diberikan sekolah negeri. “Pendidikan gratis itu harus juga yang bermutu,” ujarnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 23 September 2026
31o
Kurs