Jembatan-jembatan tersebut membantu membuka akses antarkampung dan antardesa, meningkatkan keselamatan, serta memudahkan masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan pusat kegiatan ekonomi.
Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) mengatakan, Pemerintah mengapresiasi Jembatan Merah Putih Presisi sebagai bentuk gotong royong pembangunan yang diinisiasi Polri dan dilakukan secara kolaboratif bersama TNI, pemerintah daerah, yayasan, relawan, teknisi, dan masyarakat.
Menurutnya, jembatan yang aman dan layak memperkuat konektivitas wilayah, serta membuka akses pendidikan, pelayanan dasar, dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Mensesneg menambahkan, program itu menunjukkan, pembangunan bisa dilakukan secara kolaboratif untuk menjawab kebutuhan konkret masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.(rid/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

