“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus, barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan. Supaya yang membutuhkan, dialah yang terima,” ujarnya.
Pemerintah juga akan memperkuat koperasi nelayan melalui penyediaan gudang pendingin, pabrik es, hingga kapal penangkap ikan yang dikelola secara koperasi. Prabowo menjelaskan, fasilitas tersebut merupakan pembiayaan yang nantinya dicicil kembali oleh koperasi dari hasil usaha nelayan.
Dengan skema itu, pemerintah ingin membangun sistem ekonomi yang lebih berkelanjutan dan tidak membuat masyarakat kecil terus bergantung pada pihak-pihak yang memberi pinjaman berbunga tinggi.
Prabowo memproyeksikan keberadaan KDKMP dapat menggerakkan perekonomian desa dengan perputaran dana hingga Rp223 triliun setiap tahun. Program ini juga ditargetkan meningkatkan pendapatan petani, peternak, dan nelayan hingga Rp202 triliun.
Di saat yang sama, pemerintah juga menargetkan perbaikan sistem logistik nasional agar lebih efisien dan mampu menekan biaya distribusi. “Semua ahli mengatakan logistik Indonesia paling tidak efisien dan paling mahal. Ini yang kita akan membersihkan, kita akan membuat lebih efisien,” tutur Prabowo. (bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

