BMKG Juanda memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Timur pada Selasa (18/2/2026) didominasi awan tebal dengan potensi hujan disertai petir sejak pagi hingga sore hari.
Prakirawan BMKG Juanda menyebutkan, cuaca pada pagi hari diprakirakan berawan tebal dan berpeluang terjadi hujan petir. Kondisi ini berlanjut pada siang hingga sore hari.
Memasuki malam hari, cuaca masih didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan. Sementara pada dini hari, hujan diperkirakan meningkat menjadi intensitas sedang di sejumlah wilayah.
Suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 15 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 59 hingga 100 persen.
Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 5 hingga 32 kilometer per jam.
Sementara itu, BMKG Maritim Tanjungperak merilis prakiraan kondisi cuaca maritim Jawa Timur yang berlaku mulai 18 Februari 2026 pukul 07.00 WIB selama 24 jam ke depan.
Untuk wilayah Laut Jawa bagian timur, cuaca umum diprakirakan berawan tebal. Angin dominan bertiup dari barat laut dengan kecepatan maksimum 26 knot atau sekitar 48 kilometer per jam. Tinggi gelombang berkisar antara 0,8 hingga 2,2 meter.
Di Selat Madura, kondisi cuaca juga berawan tebal dengan angin dari barat laut berkecepatan maksimum 31 knot atau sekitar 57 kilometer per jam. Gelombang diperkirakan mencapai 0,5 hingga 1,3 meter.
Sementara itu, di perairan selatan Jawa Timur, cuaca didominasi awan tebal dengan angin bertiup dari utara berkecepatan maksimum 29 knot atau sekitar 54 kilometer per jam. Tinggi gelombang di wilayah ini diprakirakan lebih signifikan, yakni antara 1,3 hingga 3,3 meter.
BMKG Juanda mengimbau nelayan, operator kapal, dan pengguna jasa transportasi laut agar memperhatikan perkembangan cuaca dan memperbarui informasi secara berkala melalui laman resmi BMKG. (saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
