Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan sebagian wilayah Jawa Timur akan didominasi kondisi cerah berawan pada Rabu (29/7/2026).
Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang dapat terjadi pada pagi hingga sore hari di sejumlah daerah.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang diterima suarasurabaya.net, kondisi cerah berawan diprakirakan berlangsung sejak pagi.
Namun, terdapat peluang hujan ringan di beberapa wilayah sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan tetap menyiapkan perlengkapan antisipasi hujan.
Memasuki malam hingga dini hari, cuaca di Jawa Timur umumnya masih cerah berawan. BMKG juga memprakirakan adanya potensi kabut atau asap di sejumlah lokasi yang dapat memengaruhi jarak pandang, terutama pada wilayah tertentu.
BMKG Juanda mencatat suhu udara di Jawa Timur hari ini berkisar antara 12 hingga 34 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara diprakirakan berada pada rentang 42 hingga 100 persen.
Adapun angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan sekitar 5 hingga 35 kilometer per jam.
Selain prakiraan cuaca daratan, BMKG Maritim Tanjungperak merilis prakiraan kondisi cuaca maritim yang berlaku mulai Rabu (29/7/2026) pukul 07.00 WIB selama 24 jam.
Di wilayah Laut Jawa bagian timur, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan angin dominan dari timur berkecepatan maksimum 25 knot atau sekitar 50 kilometer per jam. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,8 hingga 1,5 meter.
Sementara itu, di Selat Madura kondisi cuaca juga diprakirakan cerah berawan. Angin bertiup dominan dari timur dengan kecepatan maksimum 18 knot atau sekitar 36 kilometer per jam, sedangkan tinggi gelombang berada pada kisaran 0,5 hingga 1,2 meter.
Adapun perairan selatan Jawa Timur diprakirakan mengalami kondisi berawan tebal. Angin dari arah timur berpotensi mencapai kecepatan maksimum 28 knot atau sekitar 52 kilometer per jam dengan tinggi gelombang berkisar 1,3 hingga 2,6 meter.
Kondisi ini perlu diwaspadai oleh nelayan maupun operator transportasi laut yang beraktivitas di wilayah tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di laut mengingat kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

