Jumat, 6 November 2026

Presiden Minta Keluarga Tiga Prajurit TNI yang Gugur Padamkan Karhutla Diperhatikan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara. Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prasetyo mengatakan, pemerintah akan memberikan perhatian kepada keluarga para prajurit yang gugur, termasuk anak-anak mereka. Perhatian tersebut merupakan arahan langsung Presiden.

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo dalam konferensi pers bersama pimpinan DPR di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

“Dalam kesempatan ini kita juga ingin menyampaikan bela sungkawa yang sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya kepada saudara-saudara kita yang bekerja keras, baik relawan, baik dari unsur pemerintah, dan terakhir tiga prajurit kita yang gugur di dalam menjalankan tugas untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” kata Prasetyo.

Dia menegaskan, Presiden telah memberikan petunjuk agar pemerintah memberikan perhatian khusus kepada keluarga para petugas yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.

“Sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden, kami diminta untuk memberikan perhatian, termasuk kepada keluarga maupun kepada putra-putri saudara-saudara kita yang telah berjuang menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan, ya di tengah marabahaya yang membutuhkan pengorbanan,” ujarnya.

Prasetyo juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari relawan, unsur pemerintah hingga prajurit TNI yang bekerja di lapangan.

Dia secara khusus menyoroti risiko besar yang dihadapi prajurit TNI dalam menjalankan operasi pemadaman melalui metode water bombing.

“Saudara-saudara kita TNI yang melakukan proses pemadaman dengan water bombing. Kalau saudara-saudara ketahui itu semua mengandung risiko,” ungkapnya.

Menurut Prasetyo, pengorbanan para petugas tersebut menjadi bukti besarnya risiko yang harus dihadapi dalam upaya penanggulangan karhutla.

Dia pun mengajak masyarakat mendoakan para prajurit yang gugur agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

“Mari kita memanjatkan doa supaya saudara-saudara kita diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” tuturnya.

Pemerintah, lanjut Prasetyo, berkomitmen memberikan perhatian kepada keluarga para petugas yang gugur sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan mereka dalam menjalankan tugas negara.(faz/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Gundukan Kerikil di Bratang Binangun

Truk Terguling di Menjelang Sembayat

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Surabaya
Jumat, 6 November 2026
33o
Kurs