Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia mengatakan, pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace) akan diselenggarakan hari Kamis (19/2/2026), di Washington D.C, Amerika Serikat.
Dewan Perdamaian yang beranggotakan puluhan negara itu akan membahas berbagai upaya untuk mewujudkan perdamaian di Gaza, Palestina.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo, Rabu (18/2/2026), dalam Forum Bisnis dengan Kamar Dagang dan Industri AS, di Washington D.C.
“Saya berada di sini atas undangan Presiden Amerika Serikat untuk menghadiri pertemuan Board of Peace yang sangat penting. Pertemuan resmi pertama dari Board of Peace untuk membahas implementasi dan kelanjutan gencatan senjata di Gaza. Kami terus berupaya merintis jalan menuju solusi yang nyata dan berkelanjutan atas isu Palestina,” ucapnya.
Lebih lanjut, RI 1 menegaskan, Indonesia secara konsisten menjalankan prinsip politik bebas aktif.
Artinya, Indonesia tidak memihak blok kekuatan tertentu, dan secara aktif berpartisipasi menciptakan perdamaian dunia.
Sebelumnya, Senin (16/2/2026), Sugiono Menteri Luar Negeri Republik Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan Riyad Mansour Wakil Tetap Palestina untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), di Kantor Perwakilan Palestina, New York, AS.
Pada kesempatan itu, Sugiono menegaskan dukungan Indonesia untuk Palestina, komitmen mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan, serta menekankan pentingnya solusi dua negara (two-state solution).
Seperti diketahui, Board of Peace adalah suatu dewan beranggotakan berbagai negara yang yang diinisiasi Donald Trump Presiden AS.
Kamis (22/1/2026), Prabowo Subianto Presiden RI menandatangani Piagam Board of Peace, di sela acara World Economic Forum 2026, yang berlangsung di Davos, Swiss.
Di situ, RI 1 menyatakan keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian merupakan momentum bersejarah sekaligus peluang nyata untuk menghadirkan perdamaian, khususnya bagi Rakyat Palestina.
Selain Indonesia, Piagam Dewan Perdamaian juga ditandatangani sejumlah pemimpin negara, antara lain Amerika Serikat, Hungaria, Bahrain, Maroko, dan Argentina.
Kemudian, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan.(rid/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
