“Kita membaca Surat Al-Fatihah, semoga beliau tetap langgeng, tenang di sisi-Nya, dan keberkahan selalu bersama kita, khususnya tim Persebaya,” ujarnya.
Uston menyatakan, Persebaya bukan sekadar klub sepak bola biasa, melainkan tim legendaris yang dibangun lewat perjuangan panjang. Ia berharap, dengan bertambahnya usia skuad Bajol Ijo, bisa mewujudkan prestasi yang lebih baik.
“Tentunya Persebaya adalah salah satu tim legendaris, tim yang tua karena sudah berusia 99 tahun, dan tim yang syarat prestasi, syarat dengan perjuangan juga,” ucapnya.
Sementara itu, Rachmat Irianto pemain Persebaya mengatakan bahwa ziarah menjadi tradisi penting untuk menjaga rasa hormat kepada sosok-sosok yang telah membangun fondasi klub kebanggaan arek-arek Surabaya tersebut.
“Ini sebagai tradisi untuk tim Persebaya. Jadi, paling tidak kita menghormati pendiri Persebaya Surabaya,” ucapnya.

NOW ON AIR SSFM 100

