Kamis, 25 Juni 2026

Remaja Meninggal Usai Motornya Menabrak Pikap Berhenti di Samping Tol Tambak Sumur Sidoarjo

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Detik-detik motor yang dikendarai PA membonceng RA saat akan menabrak bagian belakang mobil pikap yang berhenti di Jalan Raya Taman Asri, Wadungasri, di samping Tol Tambak Sumur Sidoarjo, Kamis (25/6/2026). Foto: Tangkapan Layar Dashcam mobil

Seorang remaja meninggal dunia usai motor yang dikemudikannya menabrak bagian belakang mobil pikap yang sedang berhenti di Jalan Raya Taman Asri, Wadungasri, di samping Tol Tambak Sumur Sidoarjo, Kamis (25/6/2026).

AKP Yanu Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo mengatakan, kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Honda Vario nopol L 6158 BAJ yang dikendari korban inisial PA (16 tahun) pelajar asal Rungkut, Surabaya dengan mobil Daihatsu Zebra pikap nopol W 9127 PF milik TS (43 tahun), warga Waru.

Awalnya, sekitar pukul 13.00 WIB, PA yang mengendarai motornya membonceng RA (16 tahun) asal Ploso, Jombang  melaju dari arah barat ke timur. Namun, sesaat tiba di lokasi, diduga kurang konsentrasi dan menabrak bagian belakang kanan pikap yang berhenti di sebelah kiri jalan.

“Berdasarkan fakta-fakta yang kami ini peroleh pada saat melaksanakan olah TKP dan juga wawancara kepada saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi. Bahwa saat itu melaju kendaraan roda dua atau sepeda motor dari barat ke timur tepat di TKP. Saat itu ada kendaraan Daihatsu Zebra pick up yang berhenti di sebelah kiri jalan. Nah, selanjutnya sepeda motor dimaksud menabrak dari belakang sebelah kanan,” jelas AKP Yanu saat on air di Radio Suara Surabaya, Kamis petang.

Akibat kecelakaan itu, PA meninggal dunia. Sedangkan RA yang diboncengnya mengalami luka-luka sekaligus patah kaki kiri.

“Untuk kendaraan yang terlibat untuk sepeda motornya jenis Honda Vario dengan Daihatsu Zebra pick up untuk pengemudi kendaraan roda duanya ini ee atas nama PA kondisinya meninggal dunia dan juga yang dibonceng atas nama RA itu mengalami luka-luka patah kaki sebelah kiri,” kata Yanu.

Yanu menyebut, keduanya berstatus pelajar. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi juga tidak menemukan SIM pada korban. “Untuk statusnya pelajar. Namun belum kita memintai keterangan karena masih dalam perawatan, namun dari identitas yang kami peroleh masing-masing statusnya sebagai pelajar,” ujarnya.

Saat ini kepolisian masih penyebab pasti korban bisa berakhir menabrak bagian belakang pikap tersebut, sekaligus mendalami kecepatan motor saat kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal, di lokasi tidak ditemukan bekas pengereman.

“Ini masih kami selidiki. Kita sudah mewawancara dua orang saksi. Memang di tempat kejadian perkara tidak ditemukan bekas pengereman. Dapat diduga bahwa pada saat kejadian itu korban tidak sempat melaksanakan pengereman,” jelas Yanu.

Terkait penggunaan helm, Yanu mengatakan hanya salah satu dari dua korban yang diketahui menggunakan helm saat kejadian. Namun, polisi masih mendalami siapa yang memakainya.  Saat ini, korban meninggal maupun korban luka dievakuasi ke Rumah Sakit Siti Khodijah, Sepanjang.

Sementara Terkait posisi pikap, Yanu menyebut kalau kendaraan tersebut memang dalam kondisi berhenti. Tapi, polisi masih mendalami apakah pikap itu sedang parkir atau melakukan aktivitas lain.

“Ini belum kita mintai keterangan baru kita wawancara saksi-saksi. Nanti perkembangan lebih lanjut mungkin akan kita sampaikan hasil dari penyelidikan secara utuh,” ujarnya.

Menurut Yanu, di sekitar lokasi tidak ada larangan parkir. Meski demikian hal itu akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Selain memeriksa dua saksi dan mengamankan barang bukti termasuk ponsel, kepolisian juga mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memperjelas penyebab kecelakaan.

Pada kesempatan itu, AKP Yanu juga mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat berkendara dan tetap fokus di jalan.

“Kami berharap warga masyarakat pengguna jalan raya lebih hati-hati tertib berlalu lintas dan juga lebih konsen interaksi karena di jalan ini kadang-kadang kalau kita enggak fokus nah itu bisa membahayakan diri sendiri ataupun orang lain,” pungkasnya. (bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 25 Juni 2026
28o
Kurs