Masjid Jenderal Sudirman Surabaya menggelar salat tarawih perdana pada Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026) malam.
Salat tarawih perdana di Masjid Jenderal Sudirman, Surabaya itu berlangsung khidmat.
Handoko Sekretaris Takmir Masjid Jenderal Sudirman Surabaya mengatakan, tarawih pertama menjadi penanda dimulainya rangkaian ibadah Ramadan di masjid tersebut, yang telah disiapkan untuk melayani jemaah sejak malam awal puasa.
“Semua sudah kita persiapkan. Termasuk kebersihan masjid dan pelayanan jemaah. Untuk takjil juga sudah disiapkan sekitar 250 sampai 300 porsi per hari,” ujar Handoko.
Rangkaian tarawih diawali dengan kultum yang disampaikan setelah salat Isya sebelum tarawih dimulai. Kultum tersebut akan rutin dilaksanakan setiap malam selama Ramadan.
“Kultum sudah disiapkan. Jadi setiap habis Isya ada kultum terlebih dahulu, baru tarawih,” tuturnya.
Pada pelaksanaan tarawih, Masjid Jenderal Sudirman mampu menampung sekitar 1.200 jamaah secara efektif, dengan pengaturan jamaah laki-laki di lantai atas dan perempuan di lantai bawah. Secara maksimal, kapasitas masjid dapat mencapai sekitar 2.000 jemaah.
Selain tarawih, masjid juga melayani buka puasa bersama, sahur, serta iktikaf bagi jemaah yang ingin menetap selama 30 hari penuh maupun 10 hari terakhir Ramadan.
“Di sini juga menerima iktikaf, baik 30 hari maupun 10 hari terakhir. Kita melayani buka, takjil, sampai sahur untuk jemaah iktikaf,” katanya.
Takmir berharap tarawih pertama menjadi awal Ramadan yang dijalani jemaah dengan penuh kekhusyukan dan kegembiraan.
“Kita sambut Ramadan dengan gembira, supaya apa yang kita lakukan benar-benar bisa diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
