Harapan Viona warga Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) untuk menemukan ayah kandungnya menjelang hari pernikahan, akhirnya terwujud melalui Radio Suara Surabaya.
Viona melapor ke Radio Suara Surabaya pada Sabtu (14/2/2026), berharap dapat dipertemukan kembali dengan Pangat (52) ayahnya, yang disebut berasal dari Blitar.
Selama 21 tahun, Viona terpisah dari sang ayah dan hanya memiliki bekal nama serta foto lama.
Calon suami Viona, Fathurrozi, menjelaskan bahwa mereka berupaya mencari Pangat agar bisa menjadi wali dalam pernikahan yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026 mendatang.
“Kami minta tolong agar beliau bisa hadir sebagai wali dalam pernikahan kami. Itu harapan kami sebelum pernikahan digelar,” ujar Fathurrozi saat on air Radio SS.
Ia menceritakan, Pangat dahulu merantau ke Kalimantan Barat, kemudian menikah dan dikaruniai seorang anak, Viona. Namun, delapan bulan setelah Viona lahir, Pangat kembali ke Blitar. Sejak saat itu, komunikasi terputus karena nomor kontak yang dimiliki sudah tidak aktif.
Ia dan Viona juga telah berupaya menelusuri alamat yang tercantum dalam buku nikah di Blitar. Namun, informasi yang diperoleh menyebutkan Pangat sudah tidak lagi tinggal di alamat tersebut.
Upaya pengecekan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga tidak membuahkan hasil.
Informasi pencarian ini kemudian disiarkan melalui Radio Suara Surabaya pada Sabtu sore sekira pukul 15.23 WIB.
Tak lama setelah siaran berlangsung, seorang pendengar bernama Prayogi menghubungi Radio SS dan mengaku mengetahui keberadaan Pangat di Blitar.
Prayogi menyebut Pangat merupakan paman dari temannya. Ia kemudian menghubungkan pihak radio dengan Danti, yang disebut sebagai keponakan Pangat.
Setelah dilakukan verifikasi, dipastikan bahwa pria yang dimaksud benar adalah ayah kandung Viona.
Suara Surabaya kemudian menghubungkan kembali Viona dengan sang ayah.
“Ayah sudah menghubungi saya. Beliau minta maaf akan berusaha datang ke Kalimantan Barat,” ungkap pihak keluarga.
“Saya berterima kasih kepada seluruh kru dan pendengar Radio Suara Surabaya yang membantu menghubungkan kembali saya dengan ayah saya,” tutur Viona. (saf/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
