“Seperti yang sebelumnya, orangutan saat terdesak kebakaran akan berpindah ke tempat yang lebih baik. Kami menduga kuat orangutan tadi mencari makan dan terlihat oleh warga, kemudian dilaporkan kepada petugas BKSDA,” ujarnya.
Ichlasul Khaerul dokter hewan menerangkan secara umum kondisi orangutan itu dalam keadaan sehat.
“Setelah melakukan pemeriksaan fisik, kami tidak menemukan adanya patah tulang, luka, ataupun peluru di tubuh orangutan tersebut,” ujar Ichlasul.
Pemeriksaan awal juga tidak menunjukkan gejala yang mengarah pada infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Berdasarkan pemeriksaan menggunakan stetoskop, suara paru-paru orangutan masih tergolong baik. Aktivitasnya sebelum pembiusan juga menunjukkan satwa tersebut masih bergerak aktif.
Meskipun begitu, dokter hewan tersebut menduga orangutan mengalami kekurangan asupan makanan jika melihat kondisi lapangan yang minim sumber pakan dan lingkar perutnya.
NOW ON AIR SSFM 100

