Selain membawa bantuan logistik, TNI AL juga mengerahkan ratusan prajurit Korps Marinir dari Pasmar-2, dua unit helikopter Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) beserta kendaraan dan alat berat guna memperkuat Satgas Penanggulangan Bencana Alam di NTT.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa TNI AL juga menyiapkan tiga pangkalan di bawah komando Kodaeral VII untuk membantu percepatan penanggulangan bencana, yakni Lanal Maumere, Lanal Labuan Bajo, serta Lanal Ende.
Ia mengatakan, upaya tersebut merupakan wujud respons cepat dan kesiapsiagaan TNI AL melalui Koarmada II untuk mendukung penanggulangan bencana serta menjalankan misi kemanusiaan.
“Harapannya dapat mempercepat distribusi bantuan, mendukung penanganan kondisi darurat, serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak gempa bumi di NTT,” ujarnya.
Seperti diketahui, selain KRI dr. Soeharso-990, TNI AL melalui Koarmada II juga telah mengerahkan KRI Bung Hatta-370, unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II, dari Kendari menuju Manggarai, NTT, untuk membawa dan mendistribusikan bantuan kebutuhan pokok kepada masyarakat di sejumlah titik pengungsian.
Dukungan serupa juga dilaksanakan KRI Hiu-634, unsur Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada II, dengan membawa bantuan kemanusiaan dari Kupang menuju Manggarai untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa NTT.(ris/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

