Jumat, 13 Februari 2026

TNI AU Terima 2 Pesawat Latih Tempur T-50i dari Korsel

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Potongan gambar video viral di media sosial yang menunjukkan rangkaian bagian pesawat tempur T50i yang dikirim menggunakan truk, Jumat (13/2/2026). Foto: Antara/Potongan layar video akun media sosial

TNI AU menerima dua unit pesawat latih tempur T-50i baru yang dikirim dari Korea Selatan. Pesawat tersebut tiba melalui kargo udara dan kini menjalani proses perakitan di Lanud Iswahjudi, Madiun, Jawa Timur.

Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, mengatakan kedatangan dua pesawat itu merupakan bagian dari paket pengadaan enam unit T-50i yang dibeli Kementerian Pertahanan dari Korea Selatan. Ia menegaskan, tahapan logistik kedatangan alutsista dilakukan secara terukur hingga siap dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara.

Dalam kesempatan yang sama, Rico merespons perbincangan warganet setelah sejumlah video pengiriman komponen pesawat viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan beberapa truk membawa bagian pesawat secara terpisah menuju lanud, dengan sejumlah komponen tampak tertutup kain berwarna hitam.

Rico menilai, metode pengiriman seperti yang terlihat pada video merupakan bagian dari prosedur yang lazim dan sudah sesuai standar. Menurutnya, proses pemindahan komponen pesawat menggunakan moda darat dilakukan dengan perhitungan keamanan, perlindungan material, serta ketentuan logistik yang berlaku.

Menurut dia, metode tersebut tidak akan menurunkan kualitas maupun fungsi pesawat saat telah dirakit dan siap digunakan. Ia meminta publik tidak menarik kesimpulan keliru hanya berdasarkan potongan visual di media sosial tanpa memahami mekanisme pengiriman alutsista.

“Kami tegaskan bahwa seluruh proses logistik dan pemindahan alutsista dilakukan melalui mekanisme resmi, aman, serta sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Rico seperti dilaporkan Antara, Jumat (13/2/2026).

Ia menambahkan, kedatangan dua unit T-50i ini menjadi penguatan tambahan bagi armada TNI AU. Rico menilai, pengadaan pesawat latih tempur tersebut akan berkontribusi terhadap kesiapan pertahanan udara Indonesia, termasuk dalam mendukung kebutuhan latihan dan pembinaan kemampuan personel.

Dengan masuknya dua unit terbaru ini, Kemhan memastikan tahapan berikutnya berjalan sesuai rencana hingga seluruh pesawat dalam paket pengadaan dapat diterima dan digunakan. Rico juga menekankan bahwa proses perakitan di Lanud Iswahjudi menjadi bagian krusial sebelum pesawat dapat difungsikan secara penuh.

Ia menyampaikan, penguatan alutsista bukan semata soal kedatangan unit baru, tetapi juga soal kepastian prosedur, keselamatan, dan kepatuhan pada standar agar setiap platform yang diterima dapat bekerja optimal sesuai perannya. Rico menutup penjelasannya dengan menyatakan kehadiran dua unit T-50i diharapkan menambah daya dukung TNI AU dalam menjaga kesiapsiagaan pertahanan udara nasional.(ant/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 13 Februari 2026
26o
Kurs