“Dengan bertambahnya kekuatan pesawat angkut, kesiapan operasional satuan akan semakin meningkat untuk menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis,” ujarnya.
Sebelumnya, Dena Hendriana, Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia, menjelaskan bahwa alutsista rakitan lokal dengan konfigurasi khusus Troop Transport, Rainmaking & Camera tersebut diterbangkan langsung (ferry flight) dari Delivery Center PTDI Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada Kamis.
“Alhamdulillah, hari ini kita akan melakukan ferry flight. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk men-deliver pesanan dari Kemenhan RI. Ini merupakan unit ke-8 dari 9 yang di-order. Insyaallah ini akan memperkuat kekuatan TNI AU yang bermarkas di Malang dan menjadi sesuatu untuk bisa mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia,” ujar Dena Hendriana, Direktur Produksi PTDI, di Bandung, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, pesawat dengan nomor ekor AX-2135 ini dirancang secara serbaguna untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi pasukan, penyemaian awan atau operasi modifikasi cuaca, hingga pemetaan foto udara. Penggunaan baling-baling MTV-27 bersertifikasi EASA yang dipadukan dengan mesin Honeywell TPE331 turut memberikan keunggulan performa signifikan, seperti tingkat getaran dan kebisingan yang lebih rendah, stabilitas saat terbang dengan satu mesin (single engine) di ketinggian, serta proses menyalakan mesin (engine start) yang lebih halus.
Dena Hendriana menegaskan bahwa pengiriman ini merupakan bagian dari komitmen PTDI dalam menuntaskan kontrak pengadaan sembilan unit NC212i bersama Kementerian Pertahanan. Satu unit tersisa dari total kontrak sembilan unit pesawat tersebut dijadwalkan rampung dan dikirimkan pada Oktober 2027.
NOW ON AIR SSFM 100

