Jumat, 11 September 2026

Trump Klaim AS Kini Jadi Produsen Minyak Terbesar Dunia, Belum Termasuk dari Venezuela

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS). Foto: Anadolu

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) mengklaim negaranya kini menjadi produsen minyak terbesar di dunia. Klaim itu belum termasuk cadangan minyak dari Venezuela.

“Sekarang kami adalah yang terbesar di dunia, dan itu belum termasuk Venezuela, yang baru saja kami tambahkan ke dalam cadangan kecil kami,” kata Trump dalam rapat umum di Dallas, Texas, Rabu (9/9/2026) malam waktu setempat, seperti dikutip Anadolu.

Trump juga menyambut kesepakatan energi yang melibatkan cadangan minyak dari Venezuela sekitar 65 miliar barel. Ia bahkan menyebutnya berpotensi menjadi kesepakatan terbesar dalam sejarah AS.

Gedung Putih kemudian mengumumkan rincian kesepakatan tersebut. Dalam kesepakatan itu, North American Blue Energy Partners (NABEP) akan memberikan 35 persen saham di perusahaan induknya kepada Office of Strategic Capital di bawah Departemen Pertahanan AS atau Pentagon.

Menurut Gedung Putih, pemberian saham itu tidak akan membebani pembayar pajak AS. Departemen Luar Negeri AS juga mendapat hak untuk membeli 20 persen hasil produksi minyak dengan harga sesuai biaya produksinya.

Gedung Putih menyebut NABEP telah memperoleh konsesi selama 100 tahun yang mencakup 17 ladang minyak di Venezuela. Namun, Delcy Rodriguez Presiden sementara Venezuela sebelumnya menyebut kesepakatan itu memiliki jangka waktu 25 tahun.

Menurut Gedung Putih, kesepakatan itu diperkirakan menghasilkan royalti dan pajak sebesar 200 miliar dolar AS atau sekitar Rp3.516,8 triliun selama 25 tahun pertama. Dana itu disebut akan digunakan untuk pembangunan kembali Venezuela serta pengembangan sektor sosial. (bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Jumat, 11 September 2026
28o
Kurs