Maman Imanul Haq Desak Kemenag Bentuk Tim Independen Selidiki Polemik UINSA
Selasa, 22 September 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kampus A Yani Surabaya. Foto: UINSA
Namun, dua hari tersebut massa aksi tidak ditemui rektor dan tidak mendapat tanggapan apapun dari rektor.
Selang tiga hari, pada Senin (21/9/2026) aksi mahasiswa kembali dilanjutkan dengan membakar ban di depan kampus UINSA di Jalan A Yani, Surabaya dan menyegel gerbang utama kampus.
Di hari tersebut, mahasiswa juga mendirikan tenda posko untuk menolak Akhmad Muzakki.
Imbas aksi demonstrasi tersebut, sejumlah dosen tidak bisa masuk ke kampus dan kuliah diputuskan untuk digelar sebagian secara daring.
Hingga berita ini ditulis, Akhmad Muzakki belum memberi keterangan resmi apapun soal demonstrasi tersebut. Muzakki juga belum menemui mahasiswa selama tiga hari turun aksi. (ris/saf/ipg)