Uni Eropa (UE) mulai melakukan pembahasan awal terkait kemungkinan menjatuhkan sanksi terhadap Itamar Ben-Gvir Menteri Keamanan Nasional Israel atas dugaan kejahatannya terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla.
Mengutip laporan Bloomberg yang terbit, Jumat (5/6/2026), para pejabat UE telah memberi tahu duta besar negara-negara anggota pada, Rabu (3/6/2026), bahwa para diplomat mulai menyusun langkah-langkah yang berpotensi dikenakan kepada Ben-Gvir.
Proses tersebut tetap berjalan meski masih terdapat perbedaan pandangan di antara negara-negara anggota blok tersebut. Menurut sumber yang mengetahui pembahasan itu, diskusi masih berada pada tahap awal dan berlangsung secara tertutup.
Meski demikian, Juru bicara Komisi Eropa belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar yang diajukan Bloomberg terkait laporan tersebut.
Sementara melansir laporan Anadolu, rencana sanksi itu muncul setelah Israel mencegat armada kemanusiaan Global Sumud yang menuju Gaza di perairan internasional pada pertengahan Mei lalu. Siaran langsung dari armada tersebut memperlihatkan kapal-kapal angkatan laut Israel menghentikan perjalanan para aktivis.
Kontroversi semakin memanas setelah beredar video yang dirilis otoritas Israel. Dalam rekaman itu, Itamar Ben-Gvir terlihat berjalan di antara para aktivis yang ditahan dalam posisi berlutut, berdesakan, dan tangan mereka diikat menggunakan kabel ties.
Video tersebut memicu kritik luas dari berbagai pihak di dunia internasional. Dalam rekaman yang sama, Ben-Gvir juga tampak mengibarkan bendera Israel dan melontarkan ejekan kepada para aktivis yang ditahan.
Seluruh aktivis yang ditangkap akhirnya dibebaskan setelah muncul tekanan dan kecaman dari komunitas internasional terhadap tindakan Israel dalam insiden tersebut. (bil/faz)
NOW ON AIR SSFM 100

