Minggu, 23 Agustus 2026

Unusa Dukung Pemerataan Dokter Spesialis Lewat Pembukaan Program PPDS

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Tri Yogi Yuwono Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama Budi Santoso Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unusa dan mahasiswa angkatan pertama Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Paru dan Obgyn. Foto: Unusa

Budi Santoso Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unusa mengatakan bahwa mahasiswa angkatan pertama berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, termasuk wilayah kepulauan seperti Masalembu yang selama ini masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan dokter spesialis.

“Latar belakang mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah menunjukkan bahwa kebutuhan dokter spesialis memang sangat besar. Kami berharap setelah menyelesaikan pendidikan, mereka kembali membawa kompetensi terbaik untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Budi menjelaskan, program PPDS Paru dan PPDS Obgyn di Unusa didukung rumah sakit pendidikan, dosen, serta dokter pendidik klinis berpengalaman.

Kurikulumnya juga dirancang untuk menghasilkan dokter spesialis yang unggul dalam kompetensi klinis, penelitian, dan pendidikan, sekaligus memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa kampus berkomitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perploncoan maupun segala bentuk kekerasan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 23 Agustus 2026
27o
Kurs