Fadli Zon Menteri Kebudayaan RI menilai wayang memiliki peran penting dalam pendidikan karakter masyarakat, terutama generasi muda.
Selain menjadi hiburan, pertunjukan wayang juga mengandung pesan moral, tuntunan kehidupan, serta nilai-nilai budi pekerti yang dapat dijadikan pedoman.
Fadli mengatakan, kekuatan wayang tidak hanya terletak pada cerita dan pertunjukannya, tetapi juga pesan kehidupan yang disampaikan melalui tokoh dan lakon. Dalam hal ini, dalang memiliki peran penting sebagai penyampai nilai-nilai tersebut kepada penonton.
“Wayang bukan hanya hiburan dan tontonan, tetapi di dalam cerita wayang selalu ada tuntunan. Dalang menjadi pusat perhatian sekaligus teladan yang menyampaikan cerita dengan pesan-pesan moral,” kata Fadli dilansir dari Antara pada Sabtu (7/11/2026).
Ia menambahkan, berbagai lakon dalam pertunjukan wayang menyajikan kisah yang tidak sekadar menghibur, tetapi juga mengandung pelajaran kehidupan yang relevan bagi masyarakat.
“Di dalam lakon wayang, ada cerita-cerita yang selain menghibur, juga menjadi pegangan bagi kita semua,” ujarnya.
Wayang merupakan salah satu warisan budaya takbenda Indonesia yang telah mendapat pengakuan dunia. UNESCO menetapkan wayang sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 7 November 2003.
Pengakuan tersebut kemudian diperkuat melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional. Melalui keputusan itu, pemerintah menetapkan 7 November sebagai peringatan Hari Wayang Nasional.
Dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional 2026, Kementerian Kebudayaan menggelar pertunjukan Wayang GOKUL yang memadukan seni Wayang Golek dan Wayang Kulit Priangan. Pagelaran tersebut berlangsung di Balai Kota Bogor dengan mengangkat lakon “Karna Tanding”.
Pertunjukan ini melibatkan empat dalang dari Dinasti Sunandar. Selain itu, seniman sekaligus komedian Sule, Nunung, dan Kiki Juliar turut meramaikan pagelaran tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali seni tradisi kepada masyarakat luas, sekaligus mendorong generasi muda untuk mengenal dan ikut menjaga warisan budaya Indonesia.
Fadli Zon mengapresiasi keterlibatan empat dalang Dinasti Sunandar dalam menjaga keberlangsungan seni pewayangan. Ia berharap kemampuan dan pengetahuan para dalang tersebut dapat diwariskan kepada generasi penerus agar tradisi wayang tetap hidup.
Menurut Fadli, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, termasuk tradisi yang berkembang di wilayah Sunda. Wayang menjadi salah satu bentuk kesenian yang memiliki banyak variasi, baik dari segi bentuk pertunjukan maupun cerita.
“Kekayaan budaya kita itu mungkin yang terkaya di dunia, atau super power yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Termasuk budaya tradisi yang ada di Tanah Sunda. Ada banyak sekali tradisinya, termasuk wayang,” katanya. (ant/saf)
NOW ON AIR SSFM 100

