Minggu, 2 Juni 2024
PON 2016

Ricuh, Pertandingan Semifinal Gulat Dihentikan Sementara

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi.

Pertandingan babak semi final kelas 74 kg bebas cabang gulat PON XIX/2016 yang berlangsung di GOR Saparua, Bandung, Sabtu (25/9/2016) siang, dihentikan sementara oleh panitia pertandingan, karena terjadi kericuhan yang melibatkan penonton dan tim ofisial dari daerah.

Pertandingan yang mempertemukan Heri Fadli pegulat tuan rumah dan Rendi pegulat dari Kalsel tersebut berlangsung dengan sengit dan kedua pegulat saling melakukan strategi menyerang untuk mengumpulkan poin.

Pegulat tuan rumah sempat memimpin tipis perolehan poin dengan skor 5-3, namun beberapa saat kemudian muncul protes dari tim pelatih Kalsel yang menilai wasit pertandingan tidak fair dalam memberikan poin kepada pegulatnya.

“Harusnya kami dapat poin tapi tidak diberi, tapi kalau pegulat tuan rumah pasti diberi, begitu juga ketika pegulat kami melakukan gerakan pasif langsung diberikan peringatan, namun ketika itu terjadi sama pegulat tuan rumah tak ada peringatan,” jelas H Aini pelatih Gulat Kalsel, saat melakukan protes kepada tim delegasi teknik cabang olahraga anggar dan dewan hakim.

Protes keras dari kubu Kalsel tersebut juga disambut oleh sejumlah suporter dari perwakilan daerah, dengan meneriaki perangkat pertandingan dan bahkan ada yang melakukan pelemparan sejumlah botol minuman di arena pertandingan.

Beberapa tim ofisial mengharapkan wasit pertandingan asal Korea Selatan yang memimpin laga tersebut diganti, dengan memberikan teriakan “Ganti Wasit” berkali-kali.

Situasi tidak kondusif menjadikan laga babak semifinal tersebut diskors oleh panitia pertandingan.

Panitia mendiskusikan kejadian tersebut antara tim ofisial kedua daerah dan dewan hakim.

M iqbal pegulat Kaltim yang menyaksikan laga tersebut, mengatakan kekecewaannya terhadap perangkat pertandingan di PON 2016.

“Saya juga menjadi korban pada pertandingan kemarin, saya didiskualifikasi sepihak oleh wasit,” katanya, seperti dilansir Antara.

M Iqbal merupakan pegulat Kaltim yang berlaga di kelas 62kg bebas, saat pertandingan semi final yang berlangsung Jumat melawan pegulat Jatim Puji P, Iqbal didiskualifikasi karena dinyatakan melakukan gerakan pasif oleh wasit pertandingan.(ant/iss)

Berita Terkait

..
Surabaya
Minggu, 2 Juni 2024
33o
Kurs