Kamis, 24 September 2020

WHO: Tahun Ini Tak Realistis Gelar Ajang Olahraga dengan Kerumunan

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Cincin Olimpiade raksasa yang dipasang di area tepi laut di Odaiba Marine Park, Tokyo. Foto: Reuters

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, tidak realistis untuk menggelar ajang olahraga yang berpotensi menimbulkan kerumuman pada tahun ini, terutama bagi negara-negara dengan transmisi komunitas Covid-19 tinggi.

Michael Ryan Direktur Kedaruratan WHO mengatakan, penyelenggaraan ajang olahraga justru bisa menjadi sebuah “bencana” apabila dihadiri langsung oleh ribuan hingga puluhan ribu penonton.

Dalam acara bincang-bincang melalui sosial media WHO, Ryan mengatakan tidak bisa memprediksi kapan ajang olahraga besar bisa kembali dilanjutkan.

“Kerumunan besar dengan 40, 50, 60 ribu orang. Itu tidak hanya berisiko saat di stadion, tetapi juga saat dalam perjalanan ke stadion, dalam transportasi umum,” kata Ryan seperti dilansir Antara dari AFP pada Rabu (5/8/2020).

Sejumlah ajang olahraga besar, seperti Olimpiade Tokyo dan Piala Euro 2020 sudah diundur hingga tahun depan. Sementara Liga Champions dan Liga Premier tetap berlangsung meski tanpa penonton.

Menurut Ryan, keputusan tanpa penonton itu merupakan opsi terbaik saat ini apabila tetap ingin melanjutkan kompetisi. Tak hanya stadion, tempat-tempat umum lainnya, seperti bar pun masih agak sulit untuk dibuka kembali sepenuhnya.

“Kami semua ingin ajang olahraga kembali. Kami hanya harus berhati-hati untuk waktu yang lama. Saat ini, sulit bagi tempat-tempat untuk dibuka kembali sepenuhnya,” pungkasnya. (ant/bas/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

M. Aprileo Habie

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Kamis, 24 September 2020
26o
Kurs